Seorang remaja berusia 15 tahun di Samarinda diduga menjadi korban perbuatan bejat pamannya sendiri. Korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tersebut menceritakan kepada teman akrabnya.
“Jadi, teman korban ini cerita sama temannya, dan kebetulan teman korban kenal dengan saya, jadi diceritakan, dan janjian untuk bertemu,” ungkap Rina TRC PPA Kaltim, Sabtu (15/6/2024).
Dijelaskan Rina, korban telah menjadi korban rudapaksa paman kandungnya sendiri sejak berusia 13 tahun. “Pertama kali dilakukan pelaku saat ayah korban bekerja, dan adik korban sedang sakit. Pamannya ini datang ke rumah, dan langsung masuk ke kamar, mengatakan akan memberikan uang Rp50 ribu,” tuturnya.
Karena korban menolak, pamannya pun memaksanya melakukan hal bejat tersebut. Dan korban akhirnya ketakutan dan hanya bisa pasrah.
Perbuatan bejat paman korban terakhir kali dilakukan April 2024 lalu. Sejak saat itu, korban selalu berusaha pulang ke rumah setelah selesai sekolah bersama teman akrabnya. Ia baru pulang ke rumah setelah malam dan ayahnya pulang bekerja.
Selain dirudapaksa, korban juga rupanya menjadi korban bullying teman-temannya di sekolah. Rina dan timnya saat ini masih berupaya meyakinkan korban untuk mencari keadilan.
“Karena korban takut, dia juga pernah memberitahu kepada ayahnya, tetapi tidak ditanggapi, juga adik korban pernah menanyakan ‘kamu begitu ya sama paman’, tetapi korban bilang tidak,” sebut Rina.
Saat ini, TRC PPA Kaltim melakukan pendampingan terhadap korban untuk mengadukan kasus tersebut ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Samarinda agar mendapatkan pendampingan psikologis.(zul)
Editor: M Khaidir
The post Remaja di Samarinda Diduga Dirudapaksa Sang Paman appeared first on BusamID – Media Kreatif Dari Samarinda, Untuk Indonesia.