News TV, AS – Negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana di Washington, Amerika Serikat, pada Kamis (19/2/2026). Sebanyak 27 perwakilan anggota tetap hadir, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto dan 22 observer atau pengamat.
BoP dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang diklaim jadi solusi untuk Jalur Gaza pasca agresi brutal Israel. Melalui BoP pula, pasukan penjaga perdamaian atau International Stabilization Forces (ISF) untuk Gaza bisa terbentuk. Namun, inisiasi itu menuai kritik karena pengawasan ketua dalam hal tersebut Trump, yang dianggap punya banyak wewenang dan mirip struktur kolonial. Hasil pertemuan tersebut adalah sebagai berikut:
Pertama, lima negara jadi pionir pengiriman pasukan ISF. Hal tersebut disampaikan Panglima Pasukan Stabilisasi Internasional Mayor Jenderal Jasper Jeffers. ”Saya dengan bangga mengumumkan lima negara pertama yang akan mengirim personel untuk bertugas di ISF yakni Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania,” kata Jeffers dalam KTT BoP.
Kedua, tujuan utama ISF di Gaza. Dalam kesempatan tersebut, Jeffers juga menjelaskan dua tujuan utama pasukan perdamaian ini di Gaza. Pertama memastikan keamanan serta stabilitas di wilayah tersebut terjaga dengan baik, dan kedua memastikan pemerintah sipil terbentuk. Lebih lanjut, dia mengatakan tim ahli militer sudah bekerja sama secara langsung dari pusat operasi bersama yang akan menjadi markas ISF.
Ketiga, pembagian lima sektor ISF di Gaza. Dalam paparannya, Jeffers mengatakan personel ISF akan dibagi ke dalam lima sektor di Jalur Gaza, dengan masing-masing akan mendapatkan satu brigade ISF. Kelima sektor itu ialah Rafah, Khan Younis, Deir al Balah, Gaza City, dan Gaza Utara. Dalam waktu dekat, personel ISF akan diterjunkan di wilayah Rafah di Gaza selatan, dan dari situ ISF secara berangsur akan melanjutkan operasinya ke wilayah utara Gaza.
Keempat, Republik Indonesia menjadi wakil komandan ISF. Jeffers mengumumkan Indonesia bersedia menjadi wakil komandan ISF. ”Saya ingin mengumumkan saya sudah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi wakil komandan untuk ISF,” ucap dia.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir dalam KTT menegaskan posisi dan kesiapan Indonesia. ”Pencapaian gencatan senjata ini nyata. Kami siap mengerahkan pasukan untuk berperan aktif dalam Pasukan Stabilitas Internasional untuk memastikan perdamaian ini berhasil,” kata dia.
Kelima, Trump mengumumkan AS menyumbang US$10 miliar atau sekitar Rp 168 triliun untuk merekonstruksi Gaza, demikian dikutip Al Jazeera. Negara seperti Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait, Uzbekistan, Maroko, Bahrain, dan Qatar turut menyumbang sebesar US$7 miliar atau sekitar Rp118 triliun. (cnn/mmr)