<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AN Arsip - News TV</title>
	<atom:link href="https://www.newstv.co.id/tag/an/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.newstv.co.id/tag/an/</link>
	<description>Media Digital Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Oct 2023 22:01:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Logo-PAV-Newstv-terkini-32x32.png</url>
	<title>AN Arsip - News TV</title>
	<link>https://www.newstv.co.id/tag/an/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah Sekian Lamanya, Milisi Palestina Serbu Israel dari Gaza</title>
		<link>https://www.newstv.co.id/news/31243/setelah-sekian-lamanya-milisi-palestina-serbu-israel-dari-gaza/</link>
					<comments>https://www.newstv.co.id/news/31243/setelah-sekian-lamanya-milisi-palestina-serbu-israel-dari-gaza/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[News TV]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Oct 2023 22:01:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[METRO]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.newstv.id/setelah-sekian-lamanya-milisi-palestina-serbu-israel-dari-gaza/</guid>

					<description><![CDATA[<div>NEWSTV – Sejumlah milisi dari Gaza secara tiba-tiba memasuki wilayah Israel, kata Pasukan <a class="read-more" href="https://www.NEWSTV/berita/usai-sekian-lamanya-milisi-palestina-serbu-israel-dari-gaza/" title="Setelah Sekian Lamanya, Milisi Palestina Serbu Israel dari Gaza">.</a></div>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/news/31243/setelah-sekian-lamanya-milisi-palestina-serbu-israel-dari-gaza/">Setelah Sekian Lamanya, Milisi Palestina Serbu Israel dari Gaza</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" title="Setelah Sekian Lamanya, Milisi Palestina Serbu Israel dari Gaza | NEWS TV Indonesia" class="alignnone size-full wp-image-31242" src="https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2023/10/warga-palestina-mengibarkan-bendera-israel-jelang-hari-nakba_169.jpg" width="650" height="366" alt="Setelah Sekian Lamanya, Milisi Palestina Serbu Israel dari Gaza | NEWS TV Indonesia" /></p>
<p>NEWSTV – Sejumlah milisi dari Gaza secara tiba-tiba memasuki wilayah Israel, kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Sabtu 7 Oktober 202, tak lama setelah rentetan serangan roket menyebabkan satu orang tewas dan sedikitnya tiga lainnya terluka.</p>
<p>Infiltrasi darat digelar oleh kelompok bersenjata Hamas ke kota-kota dan desa-desa Israel di pinggiran wilayah tersebut – sebuah perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 16 tahun sejak kelompok Islamis mengambil alih wilayah tersebut.</p>
<p>Laporan awal yang belum dikonfirmasi serta gambar dan video menunjukkan bahwa orang-orang bersenjata melepaskan tembakan di kota perbatasan Sderot, menewaskan beberapa warga sipil dan tentara Israel.</p>
<p>Kelompok militan Palestina Hamas mengaku bertanggung jawab atas serangan roket tersebut.</p>
<p>Komandan militer Hamas Muhammad Al-Deif merilis pesan yang direkam, mengumumkan operasi “Badai Al Aqsa” dan mengatakan kelompok milisi Palestina “menargetkan posisi musuh, bandara dan posisi militer dengan 5.000 roket.”</p>
<p>Dalam sebuah pernyataan, Mohammad Deif, komandan militer Hamas di Gaza, mengumumkan dimulainya operasi baru untuk membebaskan kompleks Masjid Al Aqsa yang sensitif di Yerusalem, yang telah menyaksikan peningkatan serbuan pemukim ilegal Yahudi dalam beberapa minggu terakhir karena hari libur besar Yahudi.</p>
<p>Dia menambahkan bahwa “ini hanyalah tahap pertama” dari upaya baru Hamas melawan Israel.</p>
<p>“Kami memperingatkan musuh untuk tidak melanjutkan agresinya terhadap masjid al-Aqsa… Era agresi musuh tanpa tanggapan telah berakhir. Saya menyerukan kepada warga Palestina di mana pun di Tepi Barat dan di Jalur Hijau untuk melancarkan serangan tanpa hambatan. Pergi ke semua jalan. Saya menyerukan umat Islam di mana pun untuk melancarkan serangan,” katanya.</p>
<p>Militer Israel telah memperingatkan warga Israel yang tinggal di dekat Gaza untuk tetap tinggal di rumah mereka.</p>
<p>Satu orang tewas dan sedikitnya tiga lainnya terluka ketika rentetan roket ditembakkan dari Gaza menuju Israel pada Sabtu pagi, kata layanan penyelamatan Magen David Adom (MDA) Israel.</p>
<p>Roket-roket tersebut, yang disaksikan oleh produser CNN di Gaza, memicu sirene hingga wilayah Tel Aviv di utara, di timur hingga Beer Sheva, dan banyak lokasi lain di antaranya.</p>
<p>Seorang wanita berusia 70-an tahun di Kfar Aviv di wilayah Gderot tewas setelah serangan tersebut, kata MDA.</p>
<p>Dua orang lainnya di daerah Ashkelon mengalami luka ringan, kata layanan penyelamatan, sementara orang keempat – seorang pria berusia 20-an di Yavne – terluka sedang akibat pecahan peluru.</p>
<p>Roket-roket tersebut ditembakkan sekitar pukul 06.30 Sabtu pagi waktu setempat.</p>
<p>Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant sedang melakukan penilaian keamanan di markas besar Pasukan Pertahanan Israel di Tel Aviv, kata kantor Netanyahu.</p>
<p>Menanggapi serangan tersebut, yang tampaknya mengejutkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Israel telah menyatakan keadaan perang.</p>
<p>“Sejumlah teroris telah menyusup ke wilayah Israel dari Jalur Gaza,” kata militer dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa penduduk di daerah sekitar Jalur Gaza telah diminta untuk tetap tinggal di rumah mereka.</p>
<p>“Pasukan Pertahanan Israel akan membela warga sipil Israel dan organisasi teroris Hamas akan membayar mahal atas tindakannya,” katanya.</p>
<p> </p>
<p>(Sumber: Tempo)</p>
</div>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/news/31243/setelah-sekian-lamanya-milisi-palestina-serbu-israel-dari-gaza/">Setelah Sekian Lamanya, Milisi Palestina Serbu Israel dari Gaza</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.newstv.co.id/news/31243/setelah-sekian-lamanya-milisi-palestina-serbu-israel-dari-gaza/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir</title>
		<link>https://www.newstv.co.id/news/29268/92-tahun-syeikh-omar-mukhtar-sang-singa-padang-pasir/</link>
					<comments>https://www.newstv.co.id/news/29268/92-tahun-syeikh-omar-mukhtar-sang-singa-padang-pasir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[News TV]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 22:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[METRO]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AN]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.newstv.id/92-tahun-syeikh-omar-mukhtar-sang-singa-padang-pasir/</guid>

					<description><![CDATA[<div>NEWSTV – Hari ini tepat 92 tahun yang lalu (lebih <a class="read-more" href="https://www.NEWSTV/berita/nwo-untold/92-tahun-syeikh-omar-mukhtar-sang-singa-padang-pasir/" title="92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir">.</a></div>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/news/29268/92-tahun-syeikh-omar-mukhtar-sang-singa-padang-pasir/">92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><img decoding="async" alt="92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir | NEWS TV" title="92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir | NEWS TV" class="alignnone size-full wp-image-29266" src="https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2023/09/Singa-Padang-Pasir-Syeikh-Omar-al-Mokhtar-1.jpg" width="1000" height="498" /></p>
<p>NEWSTV – Hari ini tepat 92 tahun yang lalu (lebih tepatnya pada 16 September 1931) Syekh Omar al-Mukhtar dieksekusi mati di depan umum dengan cara digantung pada usianya yang ke 73 oleh penjajah Italia.</p>
<p>Omar Al-Mukhtar dikenang karena memimpin revolusi bersenjata dan kampanye gerilya melawan penjajah Italia selama dua dekade terakhir hidupnya hingga ia ditangkap dan dieksekusi 92 tahun lalu.</p>
<p>Ia menjadi pahlawan nasional Libya dan simbol perlawanan yang inspiratif. Pria yang mendapat julukan <em>Asad al-Sahara</em> (Sang Singa Padang Pasir).</p>
<p>Omar Mukhtar dilahirkan di Suku Minifa antara tahun 1856 dan 1862 – tahun pastinya tidak diketahui secara pasti – di desa Zawiyat Janzur, dekat kota pelabuhan timur Tobruk. Minifa adalah orang Amazighi yang di-Arabkan dari wilayah kuno Marmarica yang terletak di antara Libya dan Mesir.</p>
<p>Pada saat itu, bagian Libya ini dikenal sebagai Cyrenaica Italia, yang bersama dengan Tripolitania Italia di barat, direbut dari Kekaisaran Usmani (Ottoman) selama Perang Italia-Turki tahun 1911.</p>
<p>Omar menjadi yatim piatu di usia muda, dan sesuai dengan wasiat ayahnya, ia diadopsi oleh Sharif Al-Ghariani, seorang ulama ternama, masih anggota keluarga. Omar Mukhtar kemudian mendapat pendidikan di <em>madrasah</em> dan <em>kuttab</em> setempat, tempat dia menghafal Al-Qur’an.</p>
<p>Ia melanjutkan pendidikan di Universitas Jaghbub, yang berafiliasi dengan Tarekat Senussi, dan mengabdi di oasis terpencil di gurun Libya timur.  Setelah belajar di sana selama delapan tahun, Omar Mukhtar lulus sebagai imam dan bergabung dengan persaudaraan Senussi di bawah kepemimpinan Syeikh  Muhammad Al-Madhi Al-Senussi (1844-1902).</p>
<p>Omar Mukhtar kembali ke Tobruk untuk melayani masyarakat, tetapi pada tahun 1897 dipanggil oleh Al-Mahdi untuk menjadi syekh di kota timur Zawiyat Al-Qusour sebelum melakukan perjalanan ke Sudan di mana ia diangkat sebagai wakil pemimpin Senussi. Selama perjalanan karavan inilah dia mendapat julukan terkenal, “Sang Singa Padang Pasir”.</p>
<p>Pada tahun 1899, dalam usia 37 tahun, dia dikirim ke Chad di mana dia dan pasukan Senussi lainnya bergabung dengan perlawanan lokal melawan penjajah Prancis. Kemudian dia dipanggil kembali dan diangkat kembali sebagai kepala Zawiyat Al-Qusour oleh Pemimpin Tertinggi baru ordo Senussi, Ahmed Al-Sharif, setelah meninggalanya Al-Mahdi pada tahun 1902.</p>
<p><strong>Perlawanan Sang Singa</strong></p>
<p>Pada tahun 1911, saat usianya 53 tahun, penjajah Italia berhasil merebut Libya dari kekhalifahan Usmani (Ottoman). Italia yang fasis, dipimpin oleh Benito Mussolini, menyebut invasi ke tanah Libya sebagai ‘Reconquista Romawi’ (merebut kembali tanah yang telah jatuh di bawah kekuasaan Romawi).</p>
<p>Penggunaan kata “reconquista” tentu saja menarik mengingat kata ini banyak dikaitkan dengan periode dalam sejarah di mana sebagai bagian dari Perang Salib yang lebih luas, ketika pasukan Kristen berangkat menaklukkan Spanyol yang Muslim, yang akhirnya berhasil mereka lakukan.</p>
<p>Omar Mukhtar sangat prihatin dengan pendudukan atas tanah rakyat Libya yang dirampas secara paksa secara tidak manusiawi oleh penjajah Italia. Ia menyatakan bahwa merupakan hak yang diberikan Allah Swt kepada mereka untuk melawan ketidakadilan tersebut karena ia menolak untuk ditaklukkan.</p>
<p>Peristiwa itu menandai dimulainya serangkaian perang jihad melawan penjajah Italia dan tentara Muslim yang ia pimpin.</p>
<p>Di bawah slogan “Kami akan menang atau mati!” Omar melancarkan kampanye gerilya yang gagah berani melawan pasukan penjajah Italia yang sering kali rentan terhadap penyergapan dan penggerebekan di medan gurun yang asing. Yang tak kalah menarik, perjuanganya mendapat dukungan warga lokal baik dalam bentuk pengiriman pejuang, stok makanan, dan perbekalan.</p>
<p>Pejuang aktif Omar yang berjumlah antara 1.000 dan 3.000, menunggang kuda dan sebagian besar bersenjata ringan, melawan pasukan Italia modern, termasuk pesawat canggih zaman itu.</p>
<p>Omar mengalahkan angkatan bersenjata Mussolini hampir setiap hari, bertempur dalam lebih dari 250 pertempuran dalam setahun.  Untuk mengatasi hal ini, kaum fasis Italia mendirikan kamp konsentrasi untuk menargetkan warga sipil.</p>
<p>Pada tahun 1930, hingga 100.000 pria, wanita dan anak-anak Badui – sekitar setengah dari populasi Suku Cyrenaica pada saat itu – digiring ke kamp-kamp gurun di mana banyak yang meninggal, mirip pendekatan zionis-Israel dalam penjajah terhadap rakyat Palestina.</p>
<p>Setelah 20 tahun melawan dan menimbulkan kekalahan dan kemunduran yang parah terhadap penjajah Eropa yang tidak mereka inginkan, Allah berusaha untuk meningkatkan status Umar di akhirat (Insya Allah) dan melanggengkan status kepahlawanannya dalam kehidupan duniawi ketika Dia, dengan kebijaksanaan-Nya mengizinkan Omar untuk menjadi seperti itu. ditangkap dan dilukai oleh pasukan kolonial Italia pada tahun 1931. Di penangkaran, Omar diberi tawaran yang menguntungkan oleh Italia untuk mengakhiri perlawanan dan dia menjawab bahwa dia tidak akan berhenti melawan:</p>
<p>Serangan gerilya ini membuat pasukan Italia tidak mampu mengalahkan pasukan Mukhtar. Akhirnya mereka menggunakan taktik tangan besi, termasuk kawat berduri yang dipasang di sepanjang perbatasan Mesir, meracuni sumur dan mendirikan kamp konsentrasi yang menyebabkan puluhan ribu orang tewas.</p>
<p>Eksekusi massal dilakukan untuk mencoba menghancurkan moral para pejuang perlawanan. Meski demikian, hala ini justru menambah keberanian para <em>mujahidin</em> dan dukungan mereka terhadap Omar Mukhtar dan perjuangannya.</p>
<p>Namun, setelah bertahun-tahun mengalami kemunduran yang memalukan bagi pasukan penjajah, Italia akhirnya melukai dan menangkapnya dalam sebuah penyergapan pada 11 September 1931.</p>
<p>Dia diadili tiga hari kemudian dan dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung di usia 73 tahun. Ketika penjajah Italia memberi kesempatan kalimat terakhir sebelum dieksekusi, Omar Mukhtar hanya mengucapkan “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun” (Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali).</p>
<p>Kalimat ini semakin menunjukkan karakter Omar Mukhtar yang tidak kenal rasa takut, dan gagah berani. Salah satu pernyataannya yang paling berkesan dan menginspirasi adalah ketika dia berkata;</p>
<pre class="wp-block-code"><code>“Kami tidak akan menyerah. Menang atau Mati! Jangan kira (perang) ini sudah berakhir. 
Kalian Wahai bangsa penjajah pasti akan berperang menghadapi generasi masa depan kami, 
dan generasi berikutnya dan berikutnya. 

Sementara saya, umur saya akan jauh lebih panjang dari umur orang yang menghukum mati saya 
(algojo Anda, red”).</code></pre>
<p>Demikianlah, kata-kata abadi Pemimpin Besar Arab Libya yang juga dijuluki “Syeikh  Para Mujahid” Omar Mukhtar Al-Hilaly. Tepat pada tanggal 16 September 1931, Omar Al-Mukhtar yang sudah lanjut usia digantung di depan para pendukungnya di kamp konsentrasi Suluq, selatan Benghazi.</p>
<p>Meski raganya telah leyap,  nama sang “Singa Padang Pasir”, seorang ulama, pahlawan tangguh dan pejuang teladan yang namanya tetap tercatat harum dalam sejarah kemerdekaan Libya untuk pembebasan bangsa penjajahan.</p>
<p>Syeikh Omar Mukhtar juga dikenal dengan prinsipnya yang adil karena berpegang pada Islam. Dalam satu insiden, Omar Mukhtar, yang tengah melindungi dua tahanan Italia yang masih hidup, menyatakan bahwa “Kami tidak membunuh tahanan”.  Saat itu, rekan-rekan pejuangnya berkata, “Mereka yang akan melakukannya terhadap kita.” Omar pun menjawab dengan kata-kata agung: “Mereka bukanlah panutan kita.”</p>
<p>Warisan Omar Al-Mukhtar mempunyai dampak yang mendalam terhadap rakyat Libya sejak hari yang menentukan itu. Mendiang pemimpin Libya kharismatik Moammar Al-Qadhafi serta pemberontak dukungan NATO yang menggulingkan dan membunuhnya pada tahun 2011 mengklaim atau mengadopsi “Singa Padang Pasir” sebagai milik mereka. Penghormatan ini ditandai dalam penggunaan uang kertas 10 dinar Libya.</p>
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" title="92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir | NEWS TV" class="alignnone size-full wp-image-29267" src="https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2023/09/Mata-uang-10-dinar-Libya-bergambar-Syeikh-Omar-Mukhtar.jpg" width="660" height="335" alt="92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir | NEWS TV" srcset="https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2023/09/Mata-uang-10-dinar-Libya-bergambar-Syeikh-Omar-Mukhtar.jpg 660w, https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2023/09/Mata-uang-10-dinar-Libya-bergambar-Syeikh-Omar-Mukhtar-300x152.jpg 300w" sizes="(max-width: 660px) 100vw, 660px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Penggunaan uang kertas 10 dinar Libya bergambar Syeikh Omar Mokhtar</em></figcaption></figure>
<p>Salah satu keagungan Omar Mokhtar diabadikan dalam sebuah film berjudul film biografi <em>Lion of the Desert</em> (1980), dibintangi aktor Anthony Quinn. Film yang disutradarai Moustapha Akkad, seorang berkebangsaan Suriah-Amerika, berdampak terhadap jiwa orang Italia, sehingga film ini dilarang selama beberapa dekade dan baru pertama kali disiarkan di TV di sana tahun 2009.</p>
<p>Perjuangan Omar Mukhtar yang seharusnya terus menginspirasi umat Islam di zaman dimana para penjajah dan imperialis yang mulai menyerahkan tanah umat Islam yang terus berlanjut hingga saat ini melalui penggunaan agen-agen lokal mereka, dan para tiran yang mereka perankan untuk melanjutkan dominasi mereka atas dunia Muslim.</p>
<p>(Hidayatullah)</p>
</div>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/news/29268/92-tahun-syeikh-omar-mukhtar-sang-singa-padang-pasir/">92 Tahun Syeikh Omar Mukhtar, Sang Singa Padang Pasir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.newstv.co.id/news/29268/92-tahun-syeikh-omar-mukhtar-sang-singa-padang-pasir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
