<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keluarga korban pembunuhan Arsip - News TV</title>
	<atom:link href="https://www.newstv.co.id/tag/keluarga-korban-pembunuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.newstv.co.id/tag/keluarga-korban-pembunuhan/</link>
	<description>Media Digital Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2026 04:11:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2026/07/cropped-Logo-Pav_2-32x32.png</url>
	<title>keluarga korban pembunuhan Arsip - News TV</title>
	<link>https://www.newstv.co.id/tag/keluarga-korban-pembunuhan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jenazah PMI Makassar Valenth dari Armenia Tiba di Rumah Duka</title>
		<link>https://www.newstv.co.id/headline/jenazah-pmi-makassar-valenth-dari-armenia-tiba-di-rumah-duka/</link>
					<comments>https://www.newstv.co.id/headline/jenazah-pmi-makassar-valenth-dari-armenia-tiba-di-rumah-duka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 03:54:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan di Armenia]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah PMI asal Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kematian WNI]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga korban pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pemulangan jenazah pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[Valenth Alexie Tamboto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.newstv.co.id/?p=97079</guid>

					<description><![CDATA[<p><a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a></p>
<p>MAKASSAR — Tangis keluarga pecah saat jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sulawesi Selatan, Valenth,...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/headline/jenazah-pmi-makassar-valenth-dari-armenia-tiba-di-rumah-duka/">Jenazah PMI Makassar Valenth dari Armenia Tiba di Rumah Duka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a></p>
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" dir="auto" data-start="134" data-end="330"><strong data-start="134" data-end="146">MAKASSAR</strong> — Tangis keluarga pecah saat jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sulawesi Selatan, Valenth, tiba di rumah duka Kasih, Rumah Sakit Grestelina, Kota Makassar, Senin (21/9/2026).</p>
<p dir="auto" data-start="332" data-end="463">Jenazah tersebut dipulangkan setelah sempat tertahan sekitar dua bulan di Armenia akibat proses penanganan kasus dugaan pembunuhan.</p>
<p dir="auto" data-start="465" data-end="684">Sebelumnya, jenazah Valenth tiba melalui kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Keluarga kemudian membawa jenazah ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum prosesi pemakaman.</p>
<h3 dir="auto" data-section-id="15qp8me" data-start="686" data-end="732">Keluarga Masih Menunggu Hasil Penyelidikan</h3>
<p dir="auto" data-start="734" data-end="864">Juru bicara keluarga, Arnold Tambotor, menyampaikan bahwa keluarga masih menunggu perkembangan penyelidikan atas kematian Valenth.</p>
<p dir="auto" data-start="866" data-end="1049">Menurut Arnold, informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) menyebutkan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang di Armenia.</p>
<blockquote data-start="1051" data-end="1126">
<p dir="auto" data-start="1053" data-end="1126">&#8220;Dari KBRI, informasinya kasusnya masih dalam penyelidikan,&#8221; kata Arnold.</p>
</blockquote>
<p dir="auto" data-start="1128" data-end="1352">Keluarga berharap penyelidikan dapat mengungkap secara jelas pihak yang bertanggung jawab atas kematian Valenth. Mereka juga berharap proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<h3 dir="auto" data-section-id="3oz6kb" data-start="1354" data-end="1402">Korban Ditemukan Meninggal di Tempat Tinggal</h3>
<p dir="auto" data-start="1404" data-end="1528">Berdasarkan keterangan keluarga yang dikutip iNews, Valenth ditemukan meninggal dunia di kamar tempat tinggalnya di Armenia.</p>
<p dir="auto" data-start="1530" data-end="1742">Keluarga memperoleh informasi dari teman-teman korban mengenai kondisi saat jenazah ditemukan. Informasi tersebut menyebutkan bahwa tangan dan kaki korban terikat, leher dililit lakban, serta mulut tertutup kain.</p>
<p dir="auto" data-start="1744" data-end="1896">Namun, detail kronologi kejadian dan motif kematian masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari otoritas Armenia.</p>
<h3 dir="auto" data-section-id="euxzt7" data-start="1898" data-end="1947">Bekerja sebagai Konsultan Teknologi Informasi</h3>
<p dir="auto" data-start="1949" data-end="2042">Valenth diketahui bekerja sebagai konsultan teknologi informasi (<em data-start="2014" data-end="2029">IT consultant</em>) di Armenia.</p>
<p dir="auto" data-start="2044" data-end="2204">Menurut keterangan keluarga, korban baru beberapa bulan bekerja di negara tersebut. Sebelumnya, Valenth juga sempat bekerja di Filipina selama hampir dua tahun.</p>
<p dir="auto" data-start="2206" data-end="2386">Keluarga berharap barang-barang pribadi korban yang masih berada di Armenia dapat dikembalikan sebagai kenang-kenangan terakhir bagi keluarga.</p>
<h3 dir="auto" data-section-id="1v2p0h4" data-start="2388" data-end="2436">Pemakaman Dijadwalkan di TPU Kristen Pannara</h3>
<p dir="auto" data-start="2438" data-end="2580">Setelah disemayamkan di rumah duka Kasih, Rumah Sakit Grestelina, jenazah Valenth dijadwalkan menjalani ibadah penghiburan sebelum dimakamkan.</p>
<p dir="auto" data-start="2582" data-end="2702">Prosesi pemakaman direncanakan berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Pannara, Kecamatan Manggala, Makassar.</p>
<p dir="auto" data-start="2704" data-end="2859">Keluarga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang membantu proses pemulangan jenazah dari Armenia ke Indonesia.</p>
<h3 dir="auto" data-section-id="s4vi4t" data-start="2861" data-end="2899">Pemerintah Kawal Proses Pemulangan</h3>
<p dir="auto" data-start="2901" data-end="3062">Proses pemulangan jenazah berlangsung setelah melewati prosedur penanganan di Armenia. Pemerintah Indonesia melalui pihak terkait turut mengawal proses tersebut.</p>
<p dir="auto" data-start="3064" data-end="3200">Sementara itu, perkembangan penyelidikan kasus kematian Valenth masih menunggu keterangan resmi dari otoritas yang berwenang di Armenia.</p>
<p dir="auto" data-start="3202" data-end="3360">Keluarga berharap proses hukum dapat berjalan hingga tuntas dan memberikan kepastian mengenai kasus yang menimpa korban.</p>
<p dir="auto" data-start="3362" data-end="3382"><strong data-start="3362" data-end="3382">(Redaksi NewsTV)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/headline/jenazah-pmi-makassar-valenth-dari-armenia-tiba-di-rumah-duka/">Jenazah PMI Makassar Valenth dari Armenia Tiba di Rumah Duka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">News TV</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.newstv.co.id/headline/jenazah-pmi-makassar-valenth-dari-armenia-tiba-di-rumah-duka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
