<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pajak daerah Pangkep 2024 Arsip - NEWS TV</title>
	<atom:link href="https://www.newstv.co.id/tag/pajak-daerah-pangkep-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.newstv.co.id/tag/pajak-daerah-pangkep-2024/</link>
	<description>Berita Terkini Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Oct 2026 16:05:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://www.newstv.co.id/wp-content/uploads/2026/10/newstv_favicon_15kb-100x100.webp</url>
	<title>pajak daerah Pangkep 2024 Arsip - NEWS TV</title>
	<link>https://www.newstv.co.id/tag/pajak-daerah-pangkep-2024/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pajak Makan Minum Pemkab Pangkep Belum Disetor Jadi Temuan</title>
		<link>https://www.newstv.co.id/dprd/pajak-makan-minum-pemkab-pangkep-belum-disetor-jadi-temuan/</link>
					<comments>https://www.newstv.co.id/dprd/pajak-makan-minum-pemkab-pangkep-belum-disetor-jadi-temuan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[News TV Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2026 08:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[belanja makan minum daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pajak daerah Pangkep 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PBJT makanan minuman Pangkep]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan pajak SKPD Pangkep]]></category>
		<category><![CDATA[temuan BPK Kabupaten Pangkep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.newstv.co.id/?p=97245</guid>

					<description><![CDATA[<p>PANGKEP — Pengelolaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman pada Pemerintah Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/dprd/pajak-makan-minum-pemkab-pangkep-belum-disetor-jadi-temuan/">Pajak Makan Minum Pemkab Pangkep Belum Disetor Jadi Temuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">NEWS TV</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PANGKEP</strong> — <a href="https://www.newstv.co.id/tag/pengelolaan-pajak-skpd-pangkep/" class="ailn-generated-link">Pengelolaan Pajak</a> Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman pada Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mendapat sorotan dalam hasil pemeriksaan atas pengelolaan pendapatan daerah tahun anggaran 2024.</p>
<p><a href="https://www.newstv.co.id/tag/laporan-keuangan-pemkab-pangkep/" class="ailn-generated-link">Pemkab Pangkep</a> menganggarkan pendapatan PBJT makanan dan/atau minuman sebesar Rp4 miliar. Namun, realisasinya mencapai Rp4,239 miliar atau 105,99 persen hingga 31 Desember 2024.</p>
<p>Pemungutan pajak atas <a href="https://www.newstv.co.id/tag/belanja-makan-minum-daerah/" class="ailn-generated-link">belanja makan</a> dan minum perangkat daerah dilakukan dengan sistem <strong>self assessment</strong>. Bendahara Pengeluaran SKPD bertugas memungut dan menyetorkan pajak tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Hasil pemeriksaan secara uji petik terhadap dokumen pertanggungjawaban belanja makan dan minum, SKP-D, SSPD, serta BKU Bendahara <a href="https://www.newstv.co.id/headline/7-staf-non-asn-di-bapenda-tojo-una-una-tidak-memiliki-tupoksi-yang-jelas/" target="_blank" rel="noopener">Penerimaan Bapenda</a> menemukan sejumlah persoalan.</p>
<p>Salah satunya, terdapat <strong>34 SKP-D senilai Rp41.980.445</strong> yang belum dibayarkan oleh Bendahara Pengeluaran hingga 31 Desember 2024.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, tujuh SKP-D diterbitkan pada 2024 untuk transaksi belanja makan dan minum yang berlangsung pada 2023.</p>
<p>Pemeriksaan juga menemukan adanya keterlambatan penyetoran PBJT makanan dan/atau minuman ke kas daerah. Keterlambatan tersebut berlangsung antara <strong>3 hingga 15 bulan</strong> sejak jatuh tempo hingga pemeriksaan pada 30 April 2025.</p>
<p>Berdasarkan keterangan Bapenda, SKP-D wajib dibayar paling lama 30 hari setelah diterima. Jika pembayaran melewati batas waktu tersebut, terdapat ketentuan sanksi administratif berupa bunga sebesar 2 persen per bulan.</p>
<p>Namun, Bapenda disebut belum memberlakukan denda keterlambatan terhadap SKP-D yang melewati batas waktu pembayaran. Penagihan yang dilakukan selama ini masih berupa penagihan secara lisan.</p>
<h3>Belanja Rp613,12 Juta Belum Ditetapkan Pajaknya</h3>
<p>Selain persoalan SKP-D yang belum dibayar, pemeriksaan juga menemukan realisasi belanja makan dan minum SKPD sebesar <strong>Rp613.126.600</strong> yang belum dibuatkan dan diterbitkan SKP-D.</p>
<p>Berdasarkan keterangan Bendahara Pengeluaran Kecamatan Balocci dan Kecamatan Liukang Kalmas, dana pajak makan dan minum dari penyedia telah disetorkan kepada bendahara pengeluaran.</p>
<p>Namun, dana tersebut belum disetorkan ke kas daerah karena digunakan untuk membiayai kegiatan lintas sektor yang tidak memiliki anggaran dalam DPA kecamatan.</p>
<p>Atas temuan tersebut, telah dilakukan tindak lanjut dengan menetapkan SKP-D dan menyetorkan PBJT makanan dan/atau minuman ke kas daerah sebesar <strong>Rp55.738.781,82</strong>.</p>
<p>Pemeriksaan menyebut keterlambatan penerbitan SKP-D terjadi karena bendahara pengeluaran tidak melaporkan realisasi belanja makan dan minum tepat waktu.</p>
<p>Selain itu, bukti setor pajak daerah belum menjadi prasyarat dalam pengajuan SPM, baik SPM LS maupun SPM GU, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Pangkep Nomor 12 Tahun 2021.</p>
<p>Dalam praktiknya, Bendahara Pengeluaran SKPD hanya diwajibkan membuat kode e-Billing untuk pembayaran pajak pusat.</p>
<p>Temuan tersebut menunjukkan perlunya penguatan mekanisme pengawasan dan penatausahaan PBJT makanan dan/atau minuman agar pajak yang telah dipungut dapat segera disetorkan ke kas daerah sesuai ketentuan.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.newstv.co.id/dprd/pajak-makan-minum-pemkab-pangkep-belum-disetor-jadi-temuan/">Pajak Makan Minum Pemkab Pangkep Belum Disetor Jadi Temuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.newstv.co.id">NEWS TV</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.newstv.co.id/dprd/pajak-makan-minum-pemkab-pangkep-belum-disetor-jadi-temuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
