Polri Akan Bentuk Pasukan Siber di Setiap Polda

NEWSTV.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengumumkan rencananya untuk membentuk pasukan siber di setiap Polda di seluruh Indonesia. Langkah cepat ini diambil sebagai upaya untuk menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks dan meningkat di era digital ini. Pasukan siber ini akan bertugas untuk melindungi infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi negara serta memberantas kejahatan di dunia maya.

Dalam beberapa tahun terakhir, kejahatan di dunia maya telah menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional. Serangan siber yang dilakukan oleh kelompok-kelompok jahat dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar. Juga akan merusak reputasi perusahaan, dan bahkan mengancam stabilitas politik suatu negara. Oleh karena itu, Polri merasa perlu untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam menghadapi ancaman ini.

Pasukan siber yang siap dibentuk di setiap Polda akan terdiri dari para ahli keamanan siber. Dimana mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan yang mendalam dalam bidang ini. Mereka adalah polisi yang terlatih untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menangani serangan siber dengan cepat dan efektif.

Dalam menjalankan tugasnya, pasukan siber ini akan menggunakan teknologi canggih dan perangkat lunak yang mutakhir. Mereka akan melakukan pemantauan terhadap jaringan komputer dan sistem informasi yang ada di setiap wilayah hukum Polda. Guna mendeteksi adanya serangan atau ancaman keamanan. Selain itu, mereka juga akan melakukan investigasi terhadap kejahatan di dunia maya, seperti penipuan online, pencurian data, dan penyebaran konten ilegal.

Selain melindungi infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi negara, pasukan siber ini juga akan berperan dalam memberantas kejahatan di dunia maya. Mereka akan bekerja sama dengan unit kejahatan khusus di Polda untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku kejahatan di dunia maya.

Ungkapan Kapuslitbang Polri Terkait Pasukan Siber

Menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks, Polri juga menyadari pentingnya peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang keamanan siber. Oleh karena itu, Polri akan melakukan kampanye dan sosialisasi tentang keamanan siber kepada masyarakat. Masyarakat akan diberikan informasi tentang cara melindungi diri mereka sendiri dan perusahaan dari serangan siber. Serta tindakan yang harus diambil jika menjadi korban kejahatan di dunia maya, demikian uraian Kapuslitbang Polri.

Menurut Kapuslitbang Polri, Brigjen Pol Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta, pembentukan Direktorat Reskrim Siber di setiap Polda diharapkan dapat meningkatkan respons dan efisiensi dalam menangani kasus-kasus kejahatan siber yang semakin merajalela.

“Pembentukan Direktorat Reskrim Siber di setiap Polda diharapkan dapat meningkatkan respons dan efisiensi dalam menangani kasus-kasus kejahatan siber yang semakin kompleks,” ujar Iswyoto kepada wartawan, Selasa (20/2/2024).

Menurutnya, langkah ini juga diikuti dengan penelitian dan pengembangan di Siber Polri untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penyidik siber serta menata struktur organisasi Subdirektorat di tingkat Polda.

Analis Utama Puslitbang Polri Kombes Pol Ade Djadja Subagdja mengungkapkan bahwa meningkatnya serangan malware dan kejahatan siber menunjukkan bahwa kapasitas yang dimiliki oleh DIT Tipidsiber Bareskrim Polri saat ini telah mencapai titik overload.

“Pembentukan pasukan siber di setiap Polda menjadi solusi untuk mengatasi tantangan kejahatan virtual yang semakin kompleks,” ujar Ade Djadja.

Penelitian dan pengembangan di Siber Polri perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penyidik siber serta menata struktur organisasi Subdirektorat di tingkat Polda.

Sumber: Humas Polri / Polri Siap Bentuk Pasukan Siber di Setiap Polda

Tinggalkan komentar