Suspek Super Flu H3N2 Ditemukan di Kepri, Pasien Asal Batam Usai Pulang Umrah

Batam – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) menemukan satu suspek Super Flu atau influenza A (H3N2) Subclade K pada seorang warga Kota Batam. Pasien dewasa tersebut mengalami gejala flu berat setelah kembali dari perjalanan ibadah umrah.

Kepala Dinkes Kepri, Bisri, menjelaskan bahwa pasien mengalami keluhan berupa nyeri tubuh, pusing, mual, serta flu berat. Saat ini, sampel pasien telah dikirim ke Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) untuk pemeriksaan laboratorium lanjutan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan sampel dari laboratorium kesehatan Kemenkes untuk memastikan apakah pasien tersebut terpapar Super Flu atau tidak,” ujar Bisri, dikutip dari Antara, Selasa (13/1/2026).

Bisri menyampaikan, apabila hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan pasien positif terinfeksi Super Flu, pihaknya akan segera melakukan penelusuran kontak erat, termasuk keluarga dan orang-orang terdekat pasien. Langkah ini dilakukan karena virus tersebut berpotensi menular dengan cepat.

Meski demikian, Bisri mengimbau masyarakat untuk tidak panik berlebihan. Berdasarkan data Kemenkes, hingga Desember 2025 tercatat sekitar 62 kasus Super Flu di sejumlah wilayah Indonesia.

“Masyarakat cukup waspada dan tetap menjalankan pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta mematuhi protokol kesehatan saat mengalami gejala flu, seperti menggunakan masker ketika berinteraksi dengan orang lain.

Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur dan terukur.

“Jika mengalami gejala flu berat, demam tidak turun selama tiga hari, dan disertai sesak napas, segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Bisri.