Newstv, JENEPONTO – Respons Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto terhadap kerusakan saluran irigasi di Jalan Bonto Raja, Desa Bontomate’ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPC LAKI) Kabupaten Jeneponto.
Kerusakan saluran irigasi tersebut diketahui berkaitan dengan aktivitas kendaraan truk tronton yang mengangkut alat mesin pertanian berupa combine harvester. Akibat kejadian tersebut, bagian saluran irigasi mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan agar tidak mengganggu kelancaran pengairan persawahan masyarakat.
Menindaklanjuti persoalan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto Bambang Haryanto ,S.P.,MM turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan sekaligus melakukan langkah penanganan dan perbaikan saluran irigasi.
Langkah turun langsung ke lapangan ini dinilai sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada kelancaran jaringan irigasi untuk mengairi lahan persawahan mereka.
Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Jeneponto, SAFRI, S.Pd., M.Pd., MH Daeng Ngerho, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran atas perhatian dan langkah nyata dalam merespons persoalan yang dialami masyarakat petani.
Menurut Safri, keberadaan saluran irigasi merupakan salah satu infrastruktur penting dalam menunjang produktivitas pertanian. Kerusakan yang terjadi perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas pertanian dan penghasilan masyarakat.
“LAKI Kabupaten Jeneponto memberikan apresiasi kepada Dinas Pertanian, khususnya Kepala Dinas Pertanian yang telah turun langsung melihat kondisi saluran irigasi yang rusak di Jalan Bonto Raja, Desa Bontomate’ne. Kami menilai respons seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan di lapangan,” demikian sikap yang disampaikan LAKI.
Safri juga menegaskan bahwa LAKI sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjalankan fungsi kontrol sosial akan terus memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Namun demikian, ia berharap perbaikan saluran irigasi tersebut dapat dilaksanakan secara maksimal, memperhatikan kualitas konstruksi, serta memastikan aliran air kembali berfungsi dengan baik.
“Jangan sampai kerusakan saluran irigasi dibiarkan berlarut-larut karena yang paling merasakan dampaknya adalah petani. Kita berharap setelah dilakukan perbaikan, saluran tersebut kembali berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat menunjang kebutuhan pengairan sawah masyarakat,” tambahnya.
LAKI: APRESIASI DAN TETAP JALANKAN FUNGSI KONTROL SOSIAL
Lebih lanjut, LAKI Kabupaten Jeneponto menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam mengawal pembangunan serta pemeliharaan fasilitas umum.
Apresiasi ini juga menjadi pengingat bahwa setiap kerusakan fasilitas publik yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat harus mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat.
LAKI berharap Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto terus meningkatkan pengawasan terhadap infrastruktur pendukung sektor pertanian, termasuk saluran irigasi yang menjadi kebutuhan utama para petani.
Dengan adanya penanganan tersebut, diharapkan aktivitas pertanian masyarakat di wilayah Desa Bontomate’ne dan sekitarnya dapat berjalan lancar tanpa terganggu persoalan kerusakan saluran pengairan.
SAFRI, S.Pd., M.Pd., MH Daeng Ngerho
Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Jeneponto.
LAKI HADIR UNTUK MASYARAKAT – MENGAWAL KEPENTINGAN RAKYAT DAN MENDUKUNG PEMERINTAHAN YANG RESPONSIF.















