NEWSTV.CO.ID – OLAHRAGA – Final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat perhatian dari sejumlah media olahraga di Malaysia. Pertandingan tersebut mempertemukan Indonesia sebagai juara Grup A dengan Thailand yang memimpin Grup B.
Sejumlah media Malaysia membahas final dari berbagai sudut. Mereka menyoroti keberhasilan Indonesia mengamankan tiket final, kegagalan Malaysia meski menang 6-0 atas Singapura, serta kontroversi perubahan waktu tambahan dalam pertandingan Indonesia melawan Bangladesh.
Di sisi lain, media Malaysia juga memberikan perhatian terhadap kekuatan Thailand. Tim Gajah Perang mengamankan posisi teratas Grup B setelah mengalahkan Pakistan dan Vietnam sebelum kalah dari Filipina pada laga terakhir.
Indonesia Lolos ke Final dengan Selisih Gol
Indonesia memastikan tempat di final setelah mengalahkan Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Hasil tersebut membawa Indonesia mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan Grup A. Malaysia juga mengoleksi tujuh poin setelah menang 6-0 atas Singapura.
Namun, Indonesia mencetak total 11 gol sepanjang fase grup. Malaysia hanya mengumpulkan sembilan gol. Selisih tersebut membuat Indonesia menempati posisi pertama Grup A dan melaju ke final.
Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian utama media Malaysia karena Harimau Malaya sebenarnya juga tampil produktif pada pertandingan terakhir.
Malaysia Menang 6-0, tetapi Tetap Gagal ke Final
Utusan Malaysia menyoroti kemenangan besar Malaysia atas Singapura. Bergson da Silva dan rekan-rekannya mencetak enam gol pada laga terakhir Grup A.
Kemenangan tersebut sempat membuka peluang Malaysia untuk merebut tiket final. Namun, hasil Indonesia melawan Bangladesh membuat perhitungan berubah.
Sinar Harian juga mencatat bahwa Malaysia dan Indonesia sama-sama mengumpulkan tujuh poin. Indonesia akhirnya unggul dalam jumlah gol sehingga Malaysia harus puas menempati posisi kedua Grup A.
Situasi tersebut membuat perhatian media Malaysia kemudian beralih kepada pertandingan perebutan tempat ketiga.
Arif Aiman Minta Suporter Tetap Percaya
Kegagalan mencapai final tidak membuat Arif Aiman meminta suporter meninggalkan tim.
Dalam laporan Bernama, pemain sayap Malaysia itu meminta pendukung Harimau Malaya tetap memberikan kepercayaan kepada skuad. Ia juga mengapresiasi dukungan suporter setelah Malaysia menang 6-0 atas Singapura.
Arif Aiman dan rekan-rekannya kini harus mempersiapkan diri untuk pertandingan perebutan tempat ketiga.
Malaysia akan menghadapi Vietnam di GBK pada hari yang sama dengan final Indonesia vs Thailand.
Tan Cheng Hoe Tetap Mengapresiasi Pemain
Pelatih interim Malaysia Tan Cheng Hoe juga memberikan respons positif setelah timnya gagal mencapai final.
Cheng Hoe menilai para pemain sudah menunjukkan komitmen sepanjang pertandingan melawan Singapura. Kemenangan 6-0 juga memberikan tambahan kepercayaan diri bagi skuad untuk melanjutkan proses perbaikan.
Malaysia sebelumnya mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam fase grup. Catatan tersebut belum cukup membawa Harimau Malaya ke final karena Indonesia memiliki jumlah gol lebih banyak.
Media Malaysia Soroti Perubahan Waktu Tambahan
Salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian media Malaysia datang dari pertandingan Indonesia vs Bangladesh.
Pada awalnya, papan tambahan waktu menunjukkan dua menit. Setelah Bangladesh mencetak gol kedua, informasi waktu tambahan kemudian berubah menjadi tujuh menit.
Indonesia mencetak dua gol tambahan melalui Kevin Diks dan Mitchell Baker pada periode tersebut. Dua gol itu membuat Indonesia menang 9-2 dan melewati Malaysia dalam perhitungan jumlah gol.
Perubahan tersebut kemudian memicu pertanyaan dari sejumlah pihak di Malaysia.
FAM Meminta Penjelasan FIFA
Federasi Sepak Bola Malaysia atau FAM meminta penjelasan resmi FIFA mengenai perubahan waktu tambahan tersebut.
Dalam pernyataannya, FAM mengatakan bahwa pengelolaan waktu pertandingan merupakan bagian penting dari proses pertandingan yang adil dan transparan.
FAM menegaskan bahwa permintaan tersebut bertujuan mendapatkan penjelasan mengenai prosedur dan keputusan perangkat pertandingan. Federasi Malaysia juga menyatakan langkah tersebut bukan untuk mempertanyakan pencapaian tim mana pun.
Sampai laporan media Malaysia yang dirujuk dalam artikel ini terbit, belum ada penjelasan resmi FIFA mengenai perubahan tersebut.
Media Malaysia Tetap Mengakui Indonesia Lolos
Terlepas dari isu tambahan waktu, media Malaysia mencatat bahwa Indonesia berhasil mengamankan tiket final.
Sinar Harian menulis bahwa kemenangan Indonesia 9-2 atas Bangladesh membuat Garuda melaju ke final berdasarkan jumlah gol. Malaysia kemudian menempati posisi kedua Grup A.
Malaysiakini juga melaporkan bahwa FAM meminta penjelasan FIFA tanpa menyatakan bahwa Malaysia berhak menggantikan Indonesia di final. Federasi tersebut fokus pada prosedur tambahan waktu pertandingan.
Thailand Menjadi Lawan Indonesia di Final
Setelah Indonesia memastikan posisi pertama Grup A, Thailand kemudian mengunci posisi teratas Grup B.
Thailand mengawali fase grup dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Tim asuhan Anthony Hudson kemudian mengalahkan Vietnam 2-0. Dua hasil tersebut membuat Thailand mengamankan tiket final lebih awal.
Pada laga terakhir Grup B, Thailand kalah 1-2 dari Filipina. Kekalahan tersebut tidak mengubah posisi Thailand karena mereka tetap berada di puncak klasemen Grup B.
Kondisi tersebut membuat final mempertemukan Indonesia dan Thailand.
Thailand Tidak Menutup Grup dengan Kemenangan
Stadium Astro Malaysia menyoroti kekalahan Thailand dari Filipina pada laga terakhir Grup B.
Filipina mencetak gol lebih dahulu melalui Bjorn Martin Kristensen. Thailand kemudian menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron pada menit ke-55.
Filipina kembali mencetak gol pada menit ke-68 melalui Kristensen dan akhirnya menang 2-1.
Namun, hasil tersebut tidak mengubah tiket final yang sudah berada di tangan Thailand.
Malaysia Melihat Indonesia sebagai Tuan Rumah Final
Media Malaysia juga menyoroti keuntungan Indonesia sebagai tuan rumah.
Final akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia akan tampil di depan pendukung sendiri, sedangkan Thailand harus menghadapi atmosfer stadion yang kemungkinan besar berpihak kepada tuan rumah.
Pertandingan final akan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026. AFF mengonfirmasi bahwa Indonesia dan Thailand akan bertemu di GBK, sementara Malaysia dan Vietnam menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga lebih dahulu pada hari yang sama.
Duel Indonesia dan Thailand Jadi Perhatian
Dari sudut pandang pemberitaan Malaysia, final Indonesia vs Thailand menjadi pertandingan puncak yang mempertemukan dua juara grup.
Indonesia membawa produktivitas tinggi setelah mencetak sembilan gol melawan Bangladesh. Mitchell Baker bahkan mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut.
Thailand memiliki catatan berbeda. Dua kemenangan awal mereka menunjukkan kemampuan menjaga pertahanan sekaligus menciptakan peluang. Kekalahan dari Filipina pada laga terakhir tidak mengubah posisi mereka di puncak Grup B.
Malaysia Kini Fokus pada Perebutan Tempat Ketiga
Setelah kehilangan kesempatan tampil di final, Malaysia mengalihkan perhatian kepada pertandingan perebutan tempat ketiga.
Harimau Malaya akan menghadapi Vietnam di GBK. Laga tersebut memberikan kesempatan kepada Malaysia untuk menutup turnamen dengan hasil positif.
Cheng Hoe juga tetap mengapresiasi komitmen pemain setelah kemenangan 6-0 atas Singapura. Ia melihat hasil tersebut sebagai modal untuk melanjutkan proses pembenahan skuad.
Apa yang Menjadi Sorotan Media Malaysia?
Jika berbagai laporan Malaysia dirangkum, terdapat beberapa tema utama menjelang final Indonesia vs Thailand.
Pertama, keberhasilan Indonesia. Garuda lolos ke final setelah unggul jumlah gol atas Malaysia.
Kedua, kegagalan Malaysia. Kemenangan 6-0 atas Singapura belum cukup karena Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh.
Ketiga, kontroversi tambahan waktu. Perubahan informasi waktu tambahan dari dua menjadi tujuh menit menjadi perhatian FAM dan sejumlah media Malaysia.
Keempat, kekuatan Thailand. Thailand mengamankan final setelah dua kemenangan atas Pakistan dan Vietnam.
Kelima, atmosfer GBK. Indonesia akan bermain sebagai tuan rumah, sedangkan Thailand menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah.
Final Indonesia vs Thailand
Final FIFA ASEAN Cup 2026 akan mempertemukan:
- Indonesia vs Thailand
- Babak: Final
- Tanggal: Senin, 5 Oktober 2026
- Venue: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
- Indonesia: Juara Grup A
- Thailand: Juara Grup B
AFF telah mengonfirmasi pertandingan tersebut sebagai final Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan ini akan menentukan juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Kesimpulan
Rangkuman pemberitaan media Malaysia menunjukkan bahwa final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi perhatian setelah drama persaingan Grup A.
Indonesia berhasil lolos setelah menang 9-2 atas Bangladesh. Malaysia sebenarnya menang lebih besar dari Singapura dengan skor 6-0, tetapi jumlah gol Indonesia membuat Garuda berada di posisi pertama Grup A.
FAM kemudian meminta penjelasan FIFA mengenai perubahan waktu tambahan dalam pertandingan Indonesia vs Bangladesh. Media seperti Utusan Malaysia, Sinar Harian, Astro Awani, dan Malaysiakini turut memberitakan perkembangan tersebut.
Sementara itu, Thailand mengamankan tiket final setelah memimpin Grup B. Mereka mengalahkan Pakistan dan Vietnam sebelum kalah 1-2 dari Filipina pada laga terakhir.
Kini perhatian sepak bola Asia Tenggara beralih ke GBK. Indonesia akan menghadapi Thailand dalam final, sedangkan Malaysia berjumpa Vietnam untuk memperebutkan posisi ketiga.
Pertandingan Indonesia vs Thailand akan menjadi penentu juara FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi laga yang paling mendapat perhatian setelah perjalanan panjang empat tim menuju fase akhir turnamen.















