Newstv, JENEPONTO – Perjalanan panjang dalam menempuh pendidikan Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) akhirnya mencapai salah satu titik penting. Safri, S.Pd., M.Pd., MH Daeng Ngerho dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) di Institut Agama Islam (IAI) Al Amanah Jeneponto.
Prosesi wisuda tersebut menjadi momentum penuh rasa syukur bagi Safri setelah menyelesaikan perjalanan akademiknya. Ia mengungkapkan bahwa secara akademik, pendidikan Magisternya telah diselesaikan sejak tahun 2024. Namun, karena berbagai keadaan dan kesempatan, prosesi wisuda baru dapat diikuti pada tahun 2026.
Bagi Safri, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi bentuk syukur atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui dengan penuh perjuangan, kesabaran, doa, dan dukungan dari berbagai pihak.
«“Gelar bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan amanah untuk terus belajar, mengabdi, berbagi ilmu, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Safri dalam refleksinya menjelang prosesi wisuda.»
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kedua orang tua, istri, keluarga, para dosen, guru, sahabat, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan doa, dukungan, dan motivasi dalam perjalanan pendidikannya.
Safri berharap ilmu yang diperolehnya dapat menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa keberkahan, sekaligus menjadi bekal untuk terus berkontribusi bagi agama, masyarakat, daerah, dan bangsa.
“Semoga ilmu yang saya peroleh dapat menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, serta menjadi bekal untuk terus berkontribusi bagi agama, masyarakat, daerah, dan bangsa,” tuturnya.
Momentum wisuda ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan memiliki waktunya masing-masing. Bagi Safri, proses yang panjang bukanlah alasan untuk berhenti melangkah, melainkan bagian dari perjuangan menuju tujuan.
“Tidak semua perjalanan harus cepat. Yang terpenting adalah terus melangkah hingga sampai pada tujuan,” ujarnya.
Dengan menyandang gelar Magister Pendidikan Agama Islam (M.Pd.) dari IAI Al Amanah Jeneponto, Safri berharap perjalanan akademiknya dapat dilanjutkan dengan pengabdian dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Ia pun memohon doa agar langkah ke depan senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan oleh Allah SWT.
Lulus sejak 2024, Wisuda 2026. Sebuah perjalanan pendidikan yang akhirnya sampai pada titik penuh syukur.








