MAROS – Sinergi antara Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa dan masyarakat terus diperkuat dalam proses perencanaan pembangunan. Hal tersebut terlihat melalui pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 di Desa Ma’rumpa dan Desa Bonto Mate’ne, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Kamis (10/9/2026).

Di Desa Ma’rumpa, Musdes digelar untuk membahas berbagai rencana kerja pemerintah desa yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027. Forum tersebut menjadi wadah untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus menyusun skala prioritas berdasarkan kebutuhan desa.
Berbagai aspek pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari pembahasan. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif memberikan masukan agar program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pada hari yang sama, BPD Desa Bonto Mate’ne menyelenggarakan Musdes penyusunan rancangan RKP Desa Tahun Anggaran 2027 di Kantor Desa Bonto Mate’ne.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bonto Mate’ne Sangkala, Ketua BPD Salman, jajaran BPD, Pendamping Desa (PD) serta Pendamping Lokal Desa (PLD).
Musdes menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif. Melalui forum tersebut, pemerintah desa dan masyarakat dapat membahas kebutuhan pembangunan secara bersama-sama.
Program yang nantinya masuk dalam RKPDes diharapkan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Prioritas pembangunan juga perlu mempertimbangkan kemampuan keuangan desa serta potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.
Selain pembangunan infrastruktur, program pemberdayaan, peningkatan pelayanan masyarakat, penguatan ekonomi desa dan kegiatan sosial juga menjadi bagian yang dapat dipertimbangkan dalam penyusunan RKPDes.
Dengan adanya keterlibatan BPD, pemerintah desa, pendamping dan masyarakat, penyusunan RKPDes 2027 diharapkan berjalan secara terbuka, transparan dan akuntabel.
Musyawarah tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam proses penyusunan dokumen perencanaan desa untuk pelaksanaan pembangunan Tahun Anggaran 2027.







