DPP ARMADA Aspirasi Rakyat Mandiri dan Berdaulat
HUKUM  

Keluarga Valenth Alexie Tamboto Menanti Keadilan

blank
Keluarga Valenth Alexie Tamboto Menanti Keadilan

MAKASSAR — Jenazah Valenth Alexie Tamboto (24), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya tiba di tanah air setelah meninggal dunia di Armenia. Kepulangan tersebut menjadi momen duka bagi keluarga yang telah menunggu selama kurang lebih dua bulan.

Bupati Maros, Chaidir Syam, turut mendampingi keluarga Valenth saat proses kedatangan jenazah di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Adik korban, Arnold Tamboto, mengungkapkan rasa lega karena jenazah kakaknya telah kembali ke Indonesia. Namun, kepulangan tersebut juga menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga.

Keluarga Masih Menunggu Informasi Resmi

Arnold menyampaikan bahwa keluarga belum menerima informasi resmi mengenai perkembangan penyelidikan kasus kematian Valenth di Armenia.

Keluarga hanya memperoleh informasi tidak resmi mengenai dugaan penangkapan sejumlah WNI yang berkaitan dengan kasus tersebut. Namun, jumlah orang yang ditangkap dan detail perkara belum dikonfirmasi secara resmi kepada keluarga.

Baca Juga:  Jenazah Valenth Alexie Tamboto Tiba di Maros Setelah Dua bulan Meninggal di Armenia

Arnold berharap pihak berwenang dapat memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian dan pihak yang bertanggung jawab.

Keluarga berharap proses hukum berjalan dan memberikan keadilan bagi Valenth.

Pemulangan Jenazah Menghadapi Prosedur Panjang

Bupati Maros, Chaidir Syam, menjelaskan bahwa proses pemulangan jenazah dari Armenia membutuhkan penanganan yang cukup rumit.

Tahapan tersebut mencakup pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, serta klarifikasi hukum terkait kasus kematian korban.

Chaidir menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kementerian P3MI, dan anggota DPR RI yang turut mengawal proses pemulangan jenazah hingga tiba di Indonesia.

Valenth Ditemukan Meninggal di Yerevan

Valenth diketahui meninggal dunia di sebuah hotel di Yerevan, Armenia, pada Rabu (15/7/2026).

Berdasarkan informasi dalam laporan Merdeka.com, korban ditemukan dalam kondisi mulut dilakban dan kedua tangan terikat tali.

Kematian Valenth diduga berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan. Namun, penyebab pasti kematian dan perkembangan penyelidikan masih menjadi kewenangan otoritas Armenia.

Baca Juga:  SPBU Tentena di Kabupaten Poso Diduga Lakukan Penjualan dengan Pengisian Jerigen

Jenazah Direncanakan Dimakamkan di Makassar

Setelah tiba di tanah air, jenazah Valenth direncanakan dimakamkan di Pemakaman Kristen Pannara, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Keluarga bersama pihak terkait mempersiapkan rangkaian penghormatan terakhir bagi korban.

Sementara itu, keluarga tetap menantikan informasi resmi mengenai perkembangan kasus kematian Valenth di Armenia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *